KEGIATAN EKSTRAKURIKULER WAJIB SMPN 1 CIAWI KABUPATEN BOGOR

KEGIATAN EKSTRAKURIKULER WAJIB SMPN 1 CIAWI BOGOR

By: Nurcahya Gustini.

Pengertian Ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler atau ekskul adalah salah satu kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam sekolah, baik di sekolah atau di luar sekolah, untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, wawasan tambahan, dan membentuk karakter sesuai dengan minat dan bakat siswa.

Tujuan Ekstrakurikuler

Berikut ini terdapat beberapa tujuan ekstrakurikuler, antara lain:

  • Pengembangan potensi siswa secara optimal dan terintegrasi, termasuk minat, bakat, dan kreativitas.
  • Memperkuat kepribadian siswa untuk menjadikan sekolah tangguh sebagai lingkungan pendidikan dan untuk menghindari upaya yang mempengaruhi dan bertentangan dengan tujuan pendidikan.
  • Meningkatkan kesadaran siswa untuk mencapai potensi unggul berdasarkan minat dan bakat mereka.
  • Mempersiapkan siswa untuk menjadi warga negara yang mulia dan demokratis yang menghormati hak asasi manusia dalam konteks menciptakan masyarakat yang mandiri (masyarakat sipil).
  • Siswa dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan mereka tentang hubungan antara subjek yang berbeda, menyalurkan minat dan bakat mereka, dan menyelesaikan upaya untuk mempromosikan seluruh orang yang percaya dan mengabdikan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti yang luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat, berkepribadian kuat, mandiri, serta memiliki rasa kebersamaan dan tanggung jawab nasional.
  • Siswa dapat menggunakan pengembangan pribadi dan menggabungkan pengetahuan yang diperoleh dalam kurikulum dengan kebutuhan dan keadaan lingkungan.

Fungsi Ekstrakulikuler

Berikut ini terdapat beberapa fungsi ekstrakurikuler, antara lain:

  • Fungsi pengembangan – Kegiatan ekstrakurikuler mendukung pengembangan pribadi siswa dengan memperluas minat mereka, mengembangkan potensi dan menawarkan peluang untuk pengembangan karakter dan pelatihan kepemimpinan.
  • Fungsi sosial – Sementara salah satu kegiatan ekstrakurikuler adalah untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab, memberikan siswa kesempatan untuk memperluas pengalaman sosial, mempraktikkan keterampilan sosial, dan untuk menginternalisasi nilai-nilai moral dan sosial.
  • Fungsi waktu luang – Kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan dalam suasana yang santai, membangkitkan semangat dan menghibur serta mendukung proses pengembangan siswa. Kegiatan di luar sekolah harus dapat membuat kehidupan sekolah atau atmosfer lebih menantang dan menarik bagi siswa.
  • Fungsi persiapan kejuruan – Semua kegiatan ekstrakurikuler berfungsi untuk mempromosikan kemauan siswa untuk berkarir melalui pengembangan kapasitas.

Manfaat Ekstrakulikuler

Berikut ini terdapat beberapa manfaat ekstrakurikuler, antara lain:

  • Untuk menawarkan peluang pembentukan minat yang melekat dan pengembangan minat baru.
  • Untuk menyampaikan pendidikan sosial melalui pengalaman dan pengamatan, terutama yang berkaitan dengan perilaku kepemimpinan, persahabatan, kerja sama dan kemandirian.
  • Untuk membangun pikiran dan metalitas di sekolah.
  • Kepuasan untuk perkembangan jiwa anak atau remaja.
  • Mampu mempromosikan pembangunan jiwa dan moralitas.
  • Memperkuat kekuatan mental dan jiwa siswa.
  • Menawarkan peluang untuk bergaul antarsiswa.
  • Memperluas interaksi siswa.
  • Salah satu cara bagi siswa untuk melatih kreativitasnya lebih dalam.

Kembali ke topik awal, berikut merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib yang ada di SMPN 1 Ciawi Kabupaten Bogor:

1. Pramuka

Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang berarti jiwa muda yang suka berkarya. Pada Tanggal 14 Agustus 1961 Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat. Setiap  tanggal 14 Agustus kita merayakan hari ulang tahun Gerakan Pramuka. Gerakan Pramuka kita memiliki prinsip dasar yakni iman, taqwa, peduli terhadap bangsa, sesama hidup dan alam, serta taat pada kode kehormatan Pramuka.

Ada dua tujuan Gerakan Pramuka. Pertama, Pramuka bertujuan membentuk peserta didik untuk memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani.

Kedua, kepramukaan harus mampu membentuk peserta didik agar menjadi warga Negara Pancasilais, setia, dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna.

Pramuka dilambangkan dengan Tunas Kelapa. Tunas Kelapa menandakan bahwa Pramuka harus mampu berdiri kokoh, tumbuh tinggi, kuat, memiliki banyak manfaat bagi sesama.   

Pramuka tidak sekedar baris-berbaris. Pramuka juga bukan sekedar pengetahuan tentang tali-temali dan sandi-sandi. Pramuka adalah kegiatan yang menekankan pada keterampilan baris-berbaris, tali-temali, sandi dan keterampilan kepramukaan lainnya. Melalui sejumlah kegiatan keterampilan kepramukaan peserta didik membentuk segenap karakter yang justru diperlukan di abad ini. Pramuka mengajarkan kedisipilinan, keuletan, semangat pantang menyerah, kebersamaan dan gotong royong.

Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah dapat membantu mengembangkan kemampuan psikomotor, afektif, dan kognitif secara terpadu. Kegiatan kepramukaan adalah kegiatan yang mengedepankan kemampuan kognitif yang baik, dan gerakan psikomotorik yang cepat dan tangguh. Di pramuka, materi yang dibelajarkan adalah materi terapan, praksis, low theory. 

2. Paskibra

Paskibra yaitu singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera, yang biasanya paskibra ini selalu diandalkan untuk menaikan bendera merah putih ketika upacara hari Senin. Ekstrakurikuler ini sangat menarik, pasalnya paskibra ini bukan hanya mengibarkan bendera saja tetapi, kedisiplinan dalam hal apapun diajarkan di ekskul ini.

Berikut manfaat mengikuti ekstrakurikuler paskibra, yang dapat bermanfaat bagi kehidupan:

Disiplin

Ketika mengikuti paskibra kita diajarkan kedisiplinan yang sangat ketat. Mulai dari cara baris berbaris hingga cara makan pun harus disiplin. Kita akan sering menemukan hukuman di paskibra jika sedikit saja melanggar peraturan.

Hukuman ini bertujuan agar kita lebih disiplin dan jangan sampai melakukan kesalahan, selain itu paskibra juga mengajarkan kita untuk bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan. Oleh karena itu, kedisplinan sangat ditekankan di ekskul ini.

Kekompakkan

Di dalam paskibra kita akan diajarkan kekompakkan tim. Meluruskan barisan hingga kekompakkan menggunakan atribut.

Kekompakkan ini berfungsi untuk mendapatkan tujuan yang akan dituju secara bersamaan.

Oleh karena itu ketika kita mengikuti ekskul ini, kita akan banyak belajar terutama untuk kedisiplinan maupun kekompakkan dalam kehidupan sehari-hari.

3. PMR

Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah kegiatan remaja di sekolah atau lembaga pendidikan normal dalam kepalangmerahan melalui program kegiatan ekstrakurikuler.

Anggota PMR:

  1. PMR MULA setingkat SD.
  2. PMR MADYA setingkat SMP.
  3. PMR WIRA setingkat SMA.

Syarat Menjadi Anggota PMR:

  • WNI atau WNA yang berdomisili di Indonesia.
  • Berusia 7-20 tahun dan belum menikah.
  • Berpendidikan setingkat SD, SLTP dan SLTA.
  • Bersedia mengikuti pelatihan dan pendidikan dasar kepalangmerahan.
  • Mendapat persetujuan orangtua/wali.

Kegiatan PMR:

  • Pengumpulan bantuan di sekolah untuk korban bencana.
  • Bakti sosial dengan kunjungan ke rumah sakit atau panti jompo/panti asuhan untuk perawatan keluarga, gerakan kebersihan lingkungan, dsb.
  • Mengikuti pelatihan remaja sebaya di bidang kesehatan remaja.
  • Seni (majalah dinding, lomba-lomba)
  • Program persahabatan remaja palang merah regional/internasional
  • Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) PMR.

Ruang lingkup kegiatan PMR dikenal dengan nama Tri Bakti Remaja yang mengandung arti:

  • Berbakti kepada masyarakat (seperti mengadakan kunjungan berkala ke panti jompo, menjadi donor darah).
  • Meningkatkan keterampilan serta memelihara kebersihan dan kesehatan (misalnya, mempraktikkan kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekitar).
  • Mempererat persahabatan nasional dan internasional (contohnya, melakukan latihan gabungan PMR dengan kelompok PMR lain, saling bertukar album persahabatan).

Melalui kegiatan ekstrakurikuler siswa dapat menyalurkan minat, bakat, dan potensi yang dimiliki. Salah satu ciri kegiatan ekstrakurikuler adalah keanekaragamannya, hampir semua minat remaja dapat digunakan sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler.

Biasanya, siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler akan terampil dalam berorganisasi, mengelola, dan memecahkan masalah sesuai dengan karakteristik ekstrakurikuler yang digeluti.


Komentar